Gina

Gina namanya. Dulu, setiap sore kulihat dia bersepeda mini melintasi depan rumahku. 

Dandanannya menor. Lipstik oranye terang, eyeshadow warna warni, alis tipis setengah lingkaran, rambut keriting berbando, adalah dandanan khasnya. Bajunya tiap hari rapi dan hampir selalu memakai rok mini.

Jika disapa, “Mbak Gina..” selalu dia balas dengan lemah lembut manja dengan kata : “Daleem…” sambil tersenyum meringis, yang menurutku itu bukan lagi manis, tapi mengiris.

Sejak dulu aku selalu tertarik dengan profil si Gina ini karena dia berpenampilan dan bersikap terlalu berbeda, namun aku selalu merasa kurang puas dengan jawaban orang-orang yang sudah kutanyai.

Tidak jelas umurnya berapa, memang sudah keriput tetapi sulit untuk diterka karena dempulan bedak yang begitu tebalnya.

Hampir semua bilang rumahnya di gang sebelah, tetapi kurang tahu tepatnya rumah yang sebelah mana.

Ada yang bilang dia gila, ada yang bilang dia biasa saja cuma terlalu menor saja. Ada yang bilang dia bersepeda mini itu berkali-kali mengitari desa. Ada yang bilang dia pernah melihatnya ada di desa tetangga. 

Sehingga, untuk sementara itu, aku menyimpulkan sendiri bahwa Gina adalah sosok wanita kurang waras yang sering bersepeda mini berputar-putat karena tidak punya tujuan yang jelas.

Dan kini, aku yang dewasa, melihatnya lagi melintasi depan rumahku. Dia berhijab. Tetap bersepeda mini sambil berpakaian muslim rapi warna warni. Sempat kupanjatkan syukur. Tapi tak lama setelah itu sedikit hancur setelah mendengar pembicaraan para tetangga laki-laki di pinggir jalan dekat rumah.

“Aku dulu pernah bayar dia seribu buat main ramai-ramai sama anak-anak, di semak-semak di pinggir kali,” kata seseorang di pinggir jalan itu, disambut gelak tawa tiga orang lainnya. 

“Ya main-main doang, dulu waktu SD. Dibayar makanan juga mau dia, mungkin ga dibayar juga mau!” Tawa pun menggelak lagi.

Iklan

2 thoughts on “Gina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s