Kutipan
0

Penindasan.

Penindasan oleh pihak ini kepada pihak itu. Oleh kelas ini terhadap kelas itu. Oleh kpintaran ini terhadap kebodohan itu. Oleh kekuasaan ini terhadap ketertindihan itu.

Atau juga penindasan yang berlangsung di dalam diri setiap penindas maupun diri setiap tertindas.

Para tertindas diimpit tidak hanya oleh orang atau kelompok, tetapi juga oleh suatu tatanan yang dirancang khusus untuk menindas.

Mereka harus mendekam berjejal-jejal di dalam kamar sel sejarah yang gegap dan buram oleh lampu lima watt : sedemikian rupa sehingga mereka akhirnya yakin bahwa hidup memang ruang pengap buram lampu lima watt.

Mulut mereka disumpal atau dijahit : sedemikian rupa sehingga mereka percaya bahwa takdir kehidupan ini tak lain adalah tersumpalnya dan terjahitnya mulut.

Mereka harus makan tinja : sedemikian rupa sehingga mereka berpendapat dengan mantap bahwa yang bernama makanan adalah memang tinja.

Dan, itu tidak cukup, mereka harus meyakinkan mulut, lidah, perasaan, dan pikiran mereka bahwa tinja itu gurih rasanya. Dan, akhirnya mereka memang yakin.

Dengan demikian, persoalan terbesar dari segala sejarah umat manusia adalah bagaimana meyakinkan orang bahwa tinja itu tidak gurih rasanya.

Sementara itu, para penindas disiksa oleh keinginan-keinginan mereka sendiri yang besar dan kekuatannya jauh melebihi diri pribadi mereka. Mereka disayat-sayat oleh keharusan memelihara proses penindasan tanpa sehelai benang tatanan pun boleh terputus. Apapun yang memiliki kemungkinan untuk bisa mengancam ketersambungan tali-temali penindasan itu harus disantap di meja makan malam.

Para penindas adalah juga orang-orang tertindas. Mereka ditindas tuntas oleh segala yang mereka ciptakan sendiri. Dan, rentang waktu penindasan mereka jauh melebihi jatah penderitaan kaum tertindas.

Mereka ditipu oleh apa-apa yang mereka cari dan apa-apa yang mereka pertahankan.

-Arus Bawah

QS Al Balad

QS Al Balad

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s