Kutipan
0

Seringkali,
ada rasa yang tak perlu dinyatakan,
ada kata yang tak perlu diucapkan,
ada sikap yang tak perlu diperagakan.

Tak perlu,
cukup diri dan Allah yang tahu,
bahkan mungkin diri sebenarnya hanya tahu yang terbesit di permukaan hati,
belum menyelami sampai ke dasar terdalamnya,
apalagi kerak-keraknya.

Terbatas jarak pandang mata jiwa karena terkeruhkan oleh emosi semata, duniawi, bumi.

Tenanglah, Wahai Jiwa…
Kau tak mencari yang kasat mata.
Kau mencari yang lebih indah, lebih megah, lebih agung dari rasa dunia.

Jangan sedih, jangan gundah…

Kembalilah…

Hakikatmu bukan di sini.

Ingat, jika Kau mau mengingat dan mau bergegas, lupalah Kau akan hasratmu itu, sirnalah sedih gundahmu itu.

Maka,
tak usah beremeh-remeh,
mari kembali,
mari benahi hati,
mari susun tangga-tangga mimpi.

Bersabar,
dengan begitu, Kau tak akan sendiri,
karena Allah menyertai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s