Pesan untuk Diri

Seringkali,
ada rasa yang tak perlu dinyatakan,
ada kata yang tak perlu diucapkan,
ada sikap yang tak perlu diperagakan.

Tak perlu,
cukup diri dan Allah yang tahu,
bahkan mungkin diri sebenarnya hanya tahu yang terbesit di permukaan hati,
belum menyelami sampai ke dasar terdalamnya,
apalagi kerak-keraknya.

Terbatas jarak pandang mata jiwa karena terkeruhkan oleh emosi semata, duniawi, bumi.

Tenanglah, Wahai Jiwa…
Kau tak mencari yang kasat mata.
Kau mencari yang lebih indah, lebih megah, lebih agung dari rasa dunia.

Jangan sedih, jangan gundah…

Kembalilah…

Hakikatmu bukan di sini.

Ingat, jika Kau mau mengingat dan mau bergegas, lupalah Kau akan hasratmu itu, sirnalah sedih gundahmu itu.

Maka,
tak usah beremeh-remeh,
mari kembali,
mari benahi hati,
mari susun tangga-tangga mimpi.

Bersabar,
dengan begitu, Kau tak akan sendiri,
karena Allah menyertai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s