SMS Geje (Part Takhingga)

ika : makan lauk apa, buk? ibu : belum makan, traktir dong? mau makan sayur tahu ama cecek ika : sini aku traktir soto mie, uenak lho...tapi ke sini yaa ibu : iya boleh, gimana? emang cukup kosanmu? mau kapan? ika : besok juga boleh. kamarku luwaassss ibu : yah,,masih mupuk sawah.. kapan2 aja yaa..? … Continue reading SMS Geje (Part Takhingga)

Advertisements

Selamat Jalan, Donni… :(

Akhirnya Donni mati juga, #eh? Setelah seminggu kondisi tubuh yang fluktuatif, abis ga mau makan lima hari dan badan tinggal tulang dan kulit (tambah bulu mungkin, soale kucing), lalu sembuh dan sehat dan kembali gemuk lagi, lalu mulai berulah menganiaya Bambang sampe nggak sengaja bikin paha ibu bolong, akhirnya Donni berakhir juga masa lajangnya, eh, … Continue reading Selamat Jalan, Donni… 😦

Ivoku yang Mahal, Mati dalam Keadaan Terhormat

Saya pernah punya ayam jantan Bangkok, hadiah dari nenek saya. Ayamnya ganteng, guedheeee..., rambutnya (ato bulu ya? pokoknya yang di sekitar kepalanya itu lah) panjang, kuning dan sering saya kuncir. Kalo ngeliat dia lagi kunciran, saya selalu inget ama tokoh utama cowo telenovela indosiar siang2 yang judulnya Wild Angel. Nama tokoh di perannya itu Ivo, … Continue reading Ivoku yang Mahal, Mati dalam Keadaan Terhormat

Melawan Kebatilan Pak Kasun

Rumah saya di kampung itu masih ndeso. Ndusun malah. Kalau secara suasana alam saangat nyaman, tenang, tenteram, bebas kebisingan dan kepenatan. Orang-orangnya pun baik-baik, ramah, kalo kata kawan istilahnya 'tidak emosional'. Masyarakat hidup beriringan, saling membantu satu sama lain. Tapi, semua berubah ketika negara api menyerang, eh salah, bukan itu maksutnya (doh). Tapi beberapa waktu … Continue reading Melawan Kebatilan Pak Kasun