4

Cerita Cinta

Terserah mau menganggap ini fiktif belaka atau nyata yang pasti saya yakin di salah satu belahan bumi ini pernah terjadi kejadian semacam ini. Sebelumnya terima kasih telah bersedia membaca, semoga Anda sekalian mendapatkan hikmah dan petunjuk. 🙂

Jadi begini, kami memiliki seorang kawan, sebut saja Bunga. Awal kami mengenal dia pada saat dia duduk di bangku kelas 3 SMA, sedangkan kami sudah duduk di bangku kuliah. Bunga adalah gadis yang sangat manis dan ceria. Sangat supel, mudah sekali akrab dengan orang baru. Baik perempuan maupun laki-laki. Sehingga dengan teman-teman kami yang lain pun dia bisa mengakrabkan diri juga.

Ternyata, keakraban itu berlanjut agak jauh, tetapi bukan dengan kami, tetapi dengan salah satu teman kami yang laki-laki. Sebut saja (…mmm apa ya…yang bisa dipasangin ma bunga… Kumbang. Eh jangan ding, kesannya gimanaa gitu. Kupu-kupu! Tapi…kupu-kupu gak pantas buat cowok… aapa yaa… Lebah terlalu bagus..wkwk…Brangbrangerang aja deh) Brangbrangerang (ribet banget ya?!).

Bunga menjadi sangat sering berkomunikasi dengan Brangbrangerang. Smsan. Telpon-telponan. Frensteran. (pada saat ini terjadi belum rame fesbuk, jadi ga ada yang namanya komenstatus2an, wall2an, tag2an poto, dkk). Entah apa saja yang mereka bicarakan atau ceritakan atau bahaskan (loh?), kami kurang tahu dan tidak perlu tahu. Yang jelas frekuensi komunikasi itu sangat sering. Tidak bisa kami sebutkan karena kami tidak mempunyai data statistik yang valid.

Setelah beberapa bulan, kami secara tidak sengaja diberi kesempatan untuk berbicara dengan Bunga yang sudah duduk di tingkat 1 sebuah perguruan tinggi yang berbeda dengan tempat kami kuliah. Kami awali dengan basa-basi menanyakan kabar kesehatan dia, kuliah dia, kampus dia, dan sebelum kami mempertanyakan apakah dia punya kucing atau tidak, kami langsung membelokkan pertanyaan tentang seorang laki-laki yang kabarnya sempat menjalin keakraban dengan Bunga yang tidak lain dan tidak bukan adalah teman kami sendiri, yaitu Brangbrangerang. (wew)

Dan yang mengejutkan jawabannya adalah Bunga tidak tau. Kami terkejut karena kami tidak tau maksut tidak tau itu apa. (ARGHHH… capek nulis formaaaaaaaaaalllll…… udah ah biasa ajaa..)

Jadi gini cuy, kata Bunga plus penjelasan sohibnya Bunga, si Brang2erang itu ya kayak tadi sering ngajak komunikasi dan itu ngobrolin hal2 yang yaaa…bisa dibilang bukan sekedar teman biasa. Perhatian gitu… Jadilah si Bunga ini seorang gadis manis yang sedang dimabuk kepayang. Walopun si Brang2erang nngak bilang suka ato bikin janji2 gombal tapi dengan frekuensi yang cukup sering dari suatu komunikasi yang penuh perhatian itu telah diartikan menjadi suatu chemistry yang sepeSIAL oleh Bunga.

Dan ternyata Bunga memang SIAL karena ga ada angin ga ada hujan tiba2 sing Brang2erang itu jadi ilang. Gak pernah nongol lagi namanya di inbox atopun call register si Bunga. Ga tau kalo di frenster, kayaknya sih juga kagak… soalnya Bunganya bilang ga tau lagi gimana itu si Brang2tut eh Brang2erang. Otomatis Bunga kaget kenapa bisa jadi kayak gini. Apa salah dia?? Apa dia salah?? Dia salah apa?? Salah dia apa?? (wew. Sudah2..)

Dia mo nuntut macem2 ke Brang2 (disingkat aja gini ya…gw bosen nulisnya. hhaha) tapi apa yang harus dituntut?? Ga ada ikatan apa2. Brang2 ga janji apa2. Bilang suka juga engga. Kalo kata temen sih, saat inilah saat di mana cewe di posisi yang lemah. (iya gitu?). Dan sepertinya si Bunga itu sediiiihhh banget. Mungkin rasanya kayak si tulang rusuknya ditindih ama batu 5 kilogram.

Yaa,,, kami hanya bisa menghibur dia dan menasehati agar dia sabar dan berdoa untuk dapet yang terbaik aja. Walopun kami sadar itu ndak cukup. Hehe.

Lalu..kami coba confirm juga ke Mas Brang2. Apa sih yang terjadi sebenarnya menurut Brang2?? Dan kami dapat jawaban yang mengejutkan lagi. Brang2 menjawab, “Loh…aku gak niat ngapa2in kok ke dia. Biasa aja” Hiyaaaaa…. Gak biasanya kayak gimana, cuuuuyyy…!! Yaa…agak pengen nimpuk pake sandal Swallow sih. (<– bukti kalo kami gak sadis, soalya nimpuk sama barang yang gak gitu bikin sakit. Apalagi sampe mampus.). gak nyadar si Brang2 kalo ada yang kelimpungan di salah satu tengah pulau sana.

Udahlah yaa,,, jadi kondisinya ternyata gini. Intinya salah paham aja kok. (gampang kali pun awak ngomong. wkwkwk). Ya kalo ditanya yang salah siapa, yaa semuanyaa.. termasuk yang kami..kenapa gak dari dulu sanggup menasehati hahahahaha..

Buat Bunga ma Brang2, ya mreka berdua tuh sama2 merasa asyik menjalin hubungan dan komunikasi dua insan (ato insane?) beda jenis yang cukup berlebihan. Memang enak sih kalo ngobrol beda jenis…cowo ma cewe. Apalagi sama yang beda spesies cewe ma kucing, ato cowo ma ayam, lebih seru lagi tuh. (junk). Kalo ngobrol cewe cowo mah biasanya lebih ngerasa terperhatikan,,,pengertian, bisa tukar pikiran karena pikiran cowo ma cewe beda. Ya kalo itu kenyamanan dan manfaat dalam ngobrol dipake hal2 yang baik, bermanfaat dan sesuai norma mah baguuss…dianjurkan malaah..

Tapii..kalo UUSC (Ujung-Ujungnya Sok2an Cinta) yaa…buat apa siih… Senengnya cuma sesaat… Kalo gak sesuai norma malah dosa. Apalagi kalo sampe mengotori hati, bisa luntur itu kepekaan hati, bisa buram kacamata kita untuk melihat makna kehidupan, bisa goyah itu keimanan, sampe ada yang bilang bisa bikin buta mata hati. Wah,,,jangan sampe dah.. Jangan sampe kebujuk rayuan setan. Nyesel dan nyesek nanti.

“Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu.” Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah.” Dan Allah sangat keras siksa-Nya.” (Al-Anfal(8):48)

Apalagi kalo niatnya jahat, pengen dijadiin maenan ato latihan (wew.). yaa tunggu aja balesannya kalo emang niatnya gitu.

Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. (Al-Mu’min (40):40)

Kalo niat nyari jodoh mah jangan gitu lah caranya,,, Percaya lah sama Tuhan, prasangka baik, jodoh terbaik udah Dia persiapkan buat kita. Usahanya bukan dengan nyosorr gitu. Tapi, jadi orang baik biar dapet yang baik jugaa.. Trus pasrah aja lah pasti ada aja cara yang buat ketemu, tinggal kita mau ato kagak. 🙂

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) (An-Nur (24):26)

Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin (An-Nur (24):3)

Iklan