Mata Hati Telinga – Maliq n D’Essentials

Akhir-akhir ini playlist winamp saya sering cuma dihiasi dengan lagu-lagu Maliq n d’Essential. Lagunya enak-enak, lumayan didengerin pas riweuh-riweuh ngerjain tugas, lucu-lucu juga isinya. Ada satu lagu bagus, yang kalo denger itu saya jadi inget sesuatu, hehe. Judulnya Mata Hati Telinga. Nih saya copasin liriknya dari musiklib.org :

Satu cerita tentang manusia
Coba ‘tuk memahami arti cinta
Benarkah cinta diatas segalanya
Hanyakah itu satu-satunya

Yang menjadi alasan untuk menutup mata
Tak melihat dunia yang sesungguhnya
Dan menjadi jawaban atas semua tanya
Yang kita harap mampu mewujudkan sebuah akhir bahagia

Reff:
Buka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga

Adakah kau rasakan kadang hati dan fikiran
Tak selalu sejalan seperti yang kau harapkan
Tuhan tolong tunjukkan apa yang ‘kan datang
Hikmah dari semua misteri yang tak terpecahkan

Bagus ya? Coba baca deh baik-baik… Maknanya tuh dalem bangeet… (menurut saya tapi..hehe). Puncaknya itu pas di reffren.. “masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta” tuh… Masih ada yang lebih kita butuhkan dari sekedar kata itu. Buat tau itu apa, kita harus buka mata, hati, ma telinga kita..

Dan….

Itulah yang saya maksut dengan ‘saya jadi inget sesuatu’, nih :

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”(Al-A’raaf:179)

Ya…jawaban dari mencari yang lebih penting dari cinta melalui mata, hati, telinga ada di ayat di atas itu. Bagaimana mata yang harus dipake buat melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, hati untuk memahami ayat-ayat Allah, dan telinga untuk mendengar ayat-ayat Allah. Hm Bisa disimpulkan, yang lebih penting dari sekedar cinta itu adalah ayat-ayat Allah.

Kita dengarkan pake telinga, gak cuman ngedenger orang ngaji, enak didenger, mendayu-dayu eh trus ketiduran.. bukan gitu.. Tapi bagaimana kita mendengar bagaimana maksut dari ayat itu, bagaimana ayat kita terima sebagai pedoman, sebagai petunjuk, sebagai dasar dan cara hidup. Makanya tu juga kita butuh hati, biar kita paham masuk ke dalam hati, gak cuman masuk kuping kiri kluar kuping kanan. Untuk memahami juga kita butuh mata, di ayat ada dalam kurungnya mata untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah).

Kita semua tau kekuasaan Allah meliputi seluruh isi alam ini. Ya kalo kita udah biasa lah, udah tau kalo Allah tuh yang menciptakan segalanya, patut dikagumi dan yaa intinya paling hebat Allah lah.. Tapi apakah cuma itu cara kita memperlakukan Allah sebagai penguasa?? Yang namanya penguasa itu, dia patut ditaati, dituruti semua perintahnya, aturannya, hukumnya, syariatnya yang semua telah tertuang di ayat-ayat-Nya, yang harus kita proses menggunakan mata, hati, dan telinga tadi.

Sekarang kita liat lah sekitar kita. Katanya Allah berkuasa, harusnya Dia kan yang jadi penguasa. Harusnya semua yang ada di bumi ini pake aturan Dia, pake hukum Dia, pake prinsip Dia, apa pun yang kita lakukan hanya untuk Dia, tapi kenyataannya??? Di mana itu adaaa?? Buka mata kita atas semua ini. Pahami dengan seksama siapakah kita ini?

Kalo ngikut kata lagu tadi bisa dibilang kita nggak pantas menganggap kata cinta tadi sebagai suatu hal yang penting. Masih ada satu hal penting yang harus kita lakukan. Kita harus menjadi manusia sebenar-benarnya manusia yang hidup sesuai dengan seharusnya manusia hidup, yaitu sesuai dengan manual book kita, alias Al-Quran alias Ayat-ayat Allah. Jangan berdasar ke yang lain? Apa lagi bikinan sendiri. Gak bakal slamet deh. Makanya cobalah buka telinga, mata, dan hati untuk mendengar, melihat, dan menerima ayat-ayat Allah. Setelah itu bagian terpenting dari semua ini adalah melaksanakan ayat-ayat Allah yang sudah kita proses dengan mata, hati, dan telinga tadi. 🙂

Wallahua’lam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s