Tetap senyum dan riang

Bukan mengada-ada ataupun memaksa, tapi jika ada masalah menyesak di dada tapi kita tetap senyum dan berusaha untuk selalu merasa bahagia bahwa ada Yang Maha Penyayang, kesesakan itu tidak akan terlalu berat dirasa. Bukannya mengajari munafik, tapi anggap saja ini terapi. Barangkali bisa menyembuhkan kita dari kesesakan-kesesakan yang tak patut merenggut kebahagiaan kita.

Tetaplah senyum dan riang. (esp. for Dewantika :-D)

Advertisements

3 thoughts on “Tetap senyum dan riang

  1. thegreatamanda says:

    setuju….

    gw juga kaya gitu kok πŸ˜€

    eh, tapi tergantung level bebannya ding, klo berat banget biasanya langsung nangis aja.. abis nangis ketawa lagi tapi πŸ˜‰ klo bebannya ga terlalu berat, ya gt.. senyum2… ga terlalu dipikirin… fokus sama hal-hal yg lebih besar… toh seiring dgn berjalannya waktu tu masalah bakal selesai…
    begitulah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s